Showing posts with label militer. Show all posts
Showing posts with label militer. Show all posts

Pindad Siap Produksi Panser Besar Berteknologi Canggih

Panser Produksi Pindad
WOW, KEMBALI  KARYA ANAK BANGSA MEMBUKTIKAN KALAU INDONESIA BISA

JAKARTA-(IDB) : PT Pindad (persero) siap meluncurkan produk teranyarnya yang berupa kendaraan tempur. Empat kendaraan gagah ini rencananya akan segera diberi nama oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

"Nunggu Pak SBY untuk kasih nama 4 kendaraan tempur terbaru buatan Pindad," kata staf ahli PT Pindad (persero) Teguh saat ditemui detikFinance di JIE Kemayoran Jakarta, Jumat (8/11/2012).

Kendaraan semi tempur ini rencanya akan diberi nama oleh Presiden SBY besok dalam kunjungannya ke pameran Indo Defence 2012 di JIE Kemayoran. Selain 4 kendaraan semi tempur, Pindad juga mengeluarkan senjata SS2-V5.

"Kita juga akan keluarkan senjata SS2-V5," imbuhnya.

Senjata SS2-V5 adalah senjata yang diperuntukan bagi tentara. Senjata ini adalah seri ke lima dari yang pertama SS2-V1 yang diperdagangkan ke Australia.

"Ada SS2-V1, V2, V3, V4 dan terbaru itu SS2-V5," tuturnya.

Ada satu lagi produk baru yang disembunyikan PT Pindad (persero). Sebuah panser besar dengan dilengkapi teknologi canggih dan senjata besar juga siap diproduksi dan menunggu Presiden untuk melihat apakah ini bagus atau tidak.

"Yang ini jenis panser terbaru, semuanya serba canggih. Dari mulai teknologi hingga senjata. Nunggu Pak SBY untuk kasih nama dan bilang layak atau tidak," cetusnya

Komodo, Kendaraan Tempur Teranyar Buatan Dalam Negeri

Kendaraan Tempur (Komodo) Buatan Pindad

BANDUNG - Tanpa banyak gembar-gembor, PT Pindad yang selama ini lebih dikenal sebagai produsen senjata api standar
TNI ternyata sudah mulai memroduksi kendaraan tempur jenis Rantis atau kendaraan taktis. Kendaraan yang mirip paduan truk dan panser ini dinamai sesuai hewan khas Indonesia yaitu Komodo.


Kini PT Pindad bahkan sedang memproduksi enam unit Komodo pesanan Kopassus, TNI AD dan Brimob Polri. “Sekarang sedang kami produksi keenamnya dan ditargetkan 5 Oktober sudah selesai,” kata Manajer Pengembangan Produk PT Pindad, Sena Maulana yang memajang desain buatannya di RITech Expo 2012 di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Kamis (9/8/2012).

Prototipe Komodo dipajang bersama berbagai armada lainnya seperti panser Anoa seri terbaru Pindad, roket RX-550 buatan Lapan, beberapa mobil listrik dan lain-lain di halaman Gedung Sabuga. Enam unit pesanan itu yakni dua Komodo varian pendobrak untuk 10 personil pesanan Kopassus, tiga Komodo varian Armoured Personnel Carrier (APC) atau pembawa pasukan untuk 10 personil untuk Brimob dan satu versi pengangkut/peluncur rudal antiserangan udara Mistral untuk TNI AD.


Desain teknis Komodo. Sepintas bentuknya mirip Humvee, kendaraan taktis serba guna andalan tentara AS. (www.pindad.com)
Komodo ini, ujar Sena, berfungsi mengintai kondisi jalan dan alam sekitar, kondisi penduduk setempat, kondisi cuaca, atau kekuatan musuh dengan kondisi medan berat seperti jalan berlumpur, berpasir, serta bergunung-gunung, dan mampu menerjang tanjakan 31 derajat dan kemiringan sisi 17 derajat. Komodo seberat 4 ton dan berdaya jelajah 450 km ini ujarnya, selain engine, seluruhnya buatan Pindad yang selesai prototipenya sejak Maret 2012 dan bisa dipesan dan dimodifikasi sesuai keinginan.


Selain Komodo, Pindad juga mengeluarkan versi terbaru dari Anoa, panser angkut pasukan berpenggerak enam roda yang sebelumnya sudah selesai diproduksi sebanyak 150 unit untuk TNI, yang 13 di antaranya dipesan untuk misi perdamaian PBB di Lebanon.

Tidak Mau Kalah Dengan Indonesia, Malaysia Test Rudal Strategisnya

TLDM sekali lagi membuktikan tingkat kesiagaannya di tingkat tertinggi dengan keberhasilan penembakan rudal atau misil dari permukaan ke sasaran udara (surface to air) di Perairan Selat Malaka pada 23 Oktober 2012. Penembakan kontrak misil jenis Vertical Launch Seawolf (VLSW) ini diluncurkan dari platform kapal Kelas Frigat, Kapal Diraja (KD) LEKIU ke sasaran udara TGX-2 yang ditunda oleh pesawat Learjet 35A.Penembakan misil Seawolf diluncurkan sewaktu seri latihan bulanan Armada TLDM yaitu seri Perang Pangkor 9/2012 yang dilaksanakan sekitar Perairan Selat Malaka Utara. Dalam penembakan pagi hari, Seawolf dari KD LEKIU: berhasil mengenai dan menghancurkan target pada jarak, ketinggian dan kecepatan seperti yang telah diprogram. Seawolf memiliki panjang 2.995 meter dengan berat 136.5 kilogram bisa meluncur pada kecepatan hingga 333 meter sesaat dan bisa beroperasi dalam segala kondisi cuaca. Ia bisa menghancurkan target udara seperti pesawat tempur dan rudal.

Keberhasilan penembakan ini sebenarnya telah sekali lagi membuktikan kemampuan aset dan sistem persenjataan TLDM berada ditahap yang amat meyakinkan. Ia juga sekaligus ekspresi kepada dunia bahwa kemampuan perang TLDM dan kompetensi perencana pelatihan, operator, manajemen, pemeliharaan dan pengoperasian aset Armada TLDM, berada ditahap kesiagaan yang tinggi dan terlatih. Untuk catatan, pada tahun ini, TLDM pada 20 September 2012, telah berhasil meluncurkan misil jenis Exocet MM40 dari KD LEKIU dan misil jenis Sea Skua dari helikopter TLDM jenis Super Lynx dalam Penembakan Terpadu Angkatan Malaysia (ATM) bersama TUDM dan TDM dalam Eksesais ANGSA 7/2012.


Dalam menentukan keberhasilan operasi penembakan kali ini, berbagai aset dan unit TLDM telah terlibat dengan berbagai tugas yang telah ditetapkan. Antara tugas yang dilaksanakan adalah perencanaan pelatihan, tinjauan dan pembersihan area, penyediaan misil dan rekaman serta analisis. Aset dan unit TLDM yang terlibat diantaranya Markas Armada, Depot Peluru dan Ledakan, KD LAKSAMANA MUHAMMAD AMIN, KD SELANGOR, Combat Boat (CB) 90, pesawat Super Lynx, pesawat Fennec dan Tim Rekaman dan Analisis dari Weapon Trial and Assesment Team (WTAT ) dari Markas Sistem Armada serta Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Stride), Kementerian Pertahanan. Keberhasilan penembakan misil Seawolf dari KD LEKIU sekali lagi telah melakarkan nama ATM dan TLDM khususnya sebagai tim Angkatan yang wajar disegani di kawasan ini.