Showing posts with label Politik-Hukum. Show all posts
Showing posts with label Politik-Hukum. Show all posts

Kasus E-KTP, Astra Graphia Didenda Rp4 Miliar

Mytabloid- Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Graphia Tbk (ASGR) didenda sebesar Rp4 miliar lantaran persaingan tidak sehat yang terjadi dalam proses tender KTP elektronik (E-KTP).
Selain itu, dalam putusannya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) merekomendasikan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan sanksi kepada pejabat panitia tender E-KTP.

Sementara terhadap para peserta tender, KPPU memberikan putusan denda yang masing-masing berbeda nilainya. Konsorsium PNRI divonis denda sebesar Rp20 miliar dan Astra Graphia divonis denda sebesar Rp4 miliar.

"Sebab ada persekongkolan vertikal dan horizontal dalam pelaksanaan tender e-KTP,” tegas Ketua Majelis KPPU, Sukarmi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/11/2012).

Perkara ini berawal dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan oleh KPPU mengenai adanya Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 dalam berkaitan dengan Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis NIK Secara Nasional (KTP Elektronik) Tahun 2011-2012 dengan sumber dana APBN DIPA Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam negeri Tahun Anggaran 2011 dan Tahun Anggaran 2012.

Selama proses pemeriksaan, KPPU menemukan fakta
persekongkolan horizontal. Yakni terdapat metode usulan teknis tentang kesamaan kesalahan pengetikan dokumen penawaran, kesamaan produk sebanyak kurang lebih 70 persen dan kesamaan jumlah produk yang ditawarkan oleh Konsorsium PNRI dan Astra Graphia.

Juga terdapat kesamaan isi dan nilai dari beberapa poin dalam kolom analisa harga satuan peralatan per jam kerja sebagaimana terlampir dalam dokumen penawaran PT Pagar Siring Group, PT Yala Persada Angkasa, PT Budiindah Muliamandiri, dan PT Tanjung Nusa Persada.

Sementara, tentang persekongkolan vertikal, panitia tender, Konsorsium PNRI dan Astra Graphia melakukan tindakan post bidding dan melakukan pertemuan interaksi di luar jam kerja. Selain itu, panitia tender melakukan fasilitasi terlapor Konsorsium PNRI menjadi pemenang tender. (okezone/14/11/12)

Dahlan Iskan Kembali Nge-Tweet

JAKARTA - Setelah cukup lama tidak aktif di dunia maya, Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali mengaktifkan jejaring sosialnya. Dahlan mulai kembali memainkan Twitternya semalam.

Kepala Biro Humas BUMN, Faisal Halimi, membenarkan aktifnya Twitter mantan dirut PLN tersebut. "Ya kemarin malam ada," kata Faisal melalui pesan singkatnya kepada awak media di Jakarta, Minggu (11/11/2012).

Sebelumnya, Dahlan menonaktifkan Twitternya pada saat memasuki bulan puasa, yang mengatakan selama puasa akan berhenti berkicau untuk sementara waktu. "Dear followers, mohon izin mulai puasa saya tidak aktif di Twitter. Tidak baca dan tidak respons," ungkap Dahlan dalam akun Twitternya, @iskan_dahlan.

Sekadar informasi, Dahlan Iskan mengaku keasyikan sejak dia memiliki akun jejaring sosial, Twitter yang sudah diaktifkan sejak April lalu.

Namun demikian, Dahlan menegaskan tidak akan terlalu sering menggunakan media tersebut. Menurut dia, jika terlalu aktif dikhawatirkan akan mengganggu kinerjanya. "Tapi takut enggak bisa kerja nanti," tambahnya.

Dahlan menyatakan, sebenarnya dia tidak mau membuat akun Twitter. Namun, karena dipaksa oleh seorang wartawan dan ditawari untuk dibuatkan, barulah dia bersedia.

Demi Perubahan, Kaum Muda Harus Masuk Parpol


JAKARTA - Praktisi perempuan, Dita Indah Sari, mengatakan dirinya ingin melihat kaum muda Indonesia berbondong-bondong masuk ke dalam partai politik.Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik itu mengatakan dengan semakin banyaknya kaum muda yang masuk ke dalam lingkar kekuasaan maka peluang menciptakan perubahan bisa menjadi lebih besar.

"Semakin banyak kaum muda masuk akan menjadi lebih baik," kata Dita Indah Sari dalam sebuah diskusi yang digelar Sindo Radio di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10/2012).

Menurut Dita, kaum muda tidak perlu takut jika ingin masuk ke dalam lembaga legislatif, yudikatif, maupun eksekutif. "Di manapun, kaum muda harus bisa masuk," ungkapnya.

Dita mengatakan, peluang terciptanya perubahan justru besar apabila dilakukan dari dalam kekuasaan. Dia juga menyatakan bahwa kaum muda yang telah berada di dalam kekuasaan akan bisa memberi dan melihat peluang-peluang untuk menciptakan perubahan.

Sumber

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Palmerah

JAKARTA - Tiga orang terduga teroris ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di RT 03/ RW 09 Kemanggisan, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat. Seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dua orang yang digerebek itu diantaranya bernama Herman Setiono (20) dan David Ashari( 18).

Kedua pemuda itu merupakan penghuni rumah. "Satu lagi saya tidak lihat. Tapi kelihatannya orang luar," katanya ditemui di lokasi Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (27/10/2012).
Peristiwa itu terjadi setelah azan dzuhur saat hujan deras pukul 12.30 WIB. Kata si tetangga, mendadak puluhan polisi bersenjata lengkap menyergap rumah mereka yang bernomor 24.

Menurutnya, dua pemuda yang disergap itu merupakan warga asli. "Sebab, rumah yang dihuni itu rumah mereka," terangnya.
Belum diketahui siapa satu pemuda lainnya yang dibawa Densus 88. Informasi yang dihimpun pemuda itu bernama Yanto.

Akibat aksi penggerebekan itu, puluhan warga memadati jalan menuju rumah dua pemuda yang digerebek tersebut. Namun, aparat kepolisian sudah memasang garis polisi di tempat kejadian.

Sumber